Rihlah 2014

Minggu, Desember 28, 2014

Asrama saya rutin ngadain wisata religi (rihlah) plus wisata sesungguhnya setiap tahun, tapi khusus buat santri kelas 3. Dua bulan sebelumnya kita voting untuk nentuin tujuan wisata. Ada yang usul Eco Green Park, dll tapi yang menang vote Jatim Park 1. Nah biar nggak ganggu kegiatan sekolah, rihlah sengaja kita laksanakan di awal libur semester 1. Jadi disaat yang lain udah pulang tanggal 18, kita tetep stay di asrama nunggu keberangkatan. Rasanya asrama nggak lagi kayak penjara. Semua jenis gadget masuk padahal biasanya terlarang. Pada ngumpul di kamar Ma'waa yg paling deket sama colokan. Tapi yang bikin sengsara itu pas habis maghrib kita kelaparan, diluar lagi hujan deres, sedangkan warung nasi didalem pondok tutup semua. Untung aja Jandi sama Aqmarina ikhlas mau keluar pondok nyariin kita makanan. 

Jumat pagi, kita ziarah ke pesarean kyai-kyai Darul Ulum. Habis itu ada pengarahan sedikit dari Gus Sentot dan dilanjutkan pengarahan dari panitia. Oh iya, rihlah kali ini cuma didampingi ustadz, soalnya ning bida mau lahiran putranya yang ketiga jadi otomatis gus Sentot nemenin dong yaa.. Jam 3 sore kita berangkat. Ada 2 bis gede sama 1 Elf asrama. Saya-Tata-Wulan duduk di kursi belakang pojok depannya smoking area. Awalnya agak gimana-gimana waktu dapet tempat disitu, tapi ternyata nyaman. Selalu ada jajan yang mengalir ke belakang, dan kita nggak perlu nyalurin ke siapa-siapa lagi hahaha :D


Rute perjalanan kita : Sunan Bonang - Sunan Drajat - Sunan Giri - Sunan Gresik - Sunan Ampel - Jatim Park. Di Sunan Bonang banyak anak Tuban yang disambang orang tuanya. Ajeng juga disambang bawa adeknya yang paling kecil. Dari parkiran kita naik becak full music. Sebecak bertiga sama Tata Wulan. Selfie mulu walaupun hasilnya nggak bisa diharapkan hahaha :D Kita heboh banget lihat 'balapan becak' sepanjang parkiran-makam. Nyampe Sunan Drajat kebanyakan dari kita setengah sadar. Ngantuk mulai datang, tempatnya serem lagi. Tapi pas di Sunan Giri kita melek lagi. Ke makamnya naik dokar yeeyy :D Pulangnya ngojek sama Wulan. Habisnya trauma hampir 'dicium' kudanya dokar belakang -__- Ternyata naik ojek juga nggak begitu membantu. Ngebut banget gilaa!! Ziarah ke makamnya Sunan Giri butuh perjuangan berkali kali lipat. Harus naik tangga yang bikin badan kurus seketika *eh. Di Sunan Ampel hampir salah fokus. Kan kita nyampe sana subuh ya, sekalian mandi, sholat terus ziarah. Baliknya ke parkiran mata jelalatan nyari makanan. Sekalian wisata kuliner ceritanya hahaha :D

Adeknya ajeng imuut baangeeett :3

Di Sunan Giri nih~

Beruntung perjalanan Surabaya - Batu lumayan jauh, jadi kita bisa tidur sejenak. Sampe sana, Jatim Park barusan aja buka. Sambil nunggu tiket dibagiin, kita foto dulu seangkatan :D

Senior High School

Junior High School

Keliatan kerdil disebelahnya ecik -,-

Kita mah pengen cepet main di wahananya. Jadi yang edukasi-edukasi gitu cuma sekedar lewat, dan ga begitu merhatiin. Niatnya kan seneng-seneng, belajarnya entaran aja :')


Halo Armi Chomidatur Rofiah yang punya tumblr kece badai. Lagi nungguin tasnya anak-anak yang naik wahana pertama. 360 degrees. Saya baru liat aja udah nggak punya nyali. Payah yaa -,- 

Cuaca lagi nggak bersahabat nih. Belum sampe anak-anak nyelesaiin wahana pertama, gerimis mulai turun. Makin lama makin deras, dan kita lari-larian nyari tempat berteduh. banyak wahana yang ditutup gara-gara hujan deres itu. Kecewa banget :(


Desak-desakan berlindung dari hujan. 

Yah daripada kita buang-buang waktu nungguin hujan reda, kita nerobos hujan buat nonton bioskop 3D. Kita kloter pertama loh :3 Filmnya spesial natal

Udah terlanjur antri, hujan menghancurkan semua :(

Habis ditolak naik sky swinger, kita kumpul dulu di gazebo depan wahana sambil nunggu hujan reda. Diditu kita susun jadwal. Setelah debat dan diskusi panjang lebar, mufakatnya kita ke rumah makan dulu (foodcourt), baru ke rumah Allah (musholla), terus ke rumah pipa. Tiga rumah sekaligus :D 

Lunch! Kalau hjan bawaannya laper mulu :D 
Ternyata setelah kita makan hujannya reda, akhirnya rencana awal berubah lagi deh. Kita balik ke Sky Swinger yeee \m/ Antriannya panjang bgt. Sejujurnya agak was-was, masak habis makan langsung dipake muter-muter. Tapi ya saking pengennya, akhirnya naik juga :) Kloter sebelum kita ada pasangan romantis banget, bikin video dari awal sampai akhir. Bikin melting, kita yang masih antri pada mlongo liatnya hahaha :D

Udah diatas nih. Kayaknya sih yang fotoin Hani. Duduk sebelahnya Anis yang nggak kalah heboh dari saya :D


Next Rumah Pipa! Kloter saya parno semua. Dengan konyolnya kita tanya ke petugas yang jaga ada setannya apa enggak, dan semacamnya. Kita cuma berempat lagi. Saya, Anis, Bela, Ucil. Ucil yang jalan depan sendiri. Ini wahana paling konyol, paling berkesan, paling terkenang, sampe saya ngetiknya ini sambil nahan tawa. Di rumah cerminnya kita kaget liat bayangan kita sendiri sampe teriak segala. Dan begitu tau kalo itu wajah kita sendiri ketawa nggak bisa berhenti. Cuma gara-gara suara seng yang keinjek kaki kita aja, teriaknya kenceng banget hahaha :D Waktu kita keluar, penjaganya senyum-senyum -,-

Antrian mengular. Volcano coaster yeah \m/

Habis sholat aura bersinar kembali *apaansih
Bestiest ever after {}

Udah 3 kali balik ke spinning coaster tapi tetep aja nggak bisa naik huhuhu :(


Jones -- Jomblo with Happiness :D Mukanya ajeng sama arin lucuuu :3

Setelah dikecewakan sama Spinning Coaster, kita main Bumper Car! Terus cuss ke pasar. Tapi hujannya kian deras. Jadinya kita kejebak di pusat oleh-oleh. Beli jas hujan murah 10 ribuan. Mana warnanya cuma ada ijo sama kuning. Lucu diliatnya seragam semua, jalan kayak pinguin hahah :D

Foto terakhir sebelum naik bis, dan kita hipotermia didalamnya brrrr

Di bis tinggal capek dan lapernya doang. Saya sempet turun sih di Pasar Dewi Sri buat beli pop mie sama kaos kaki. Nyampe pondok sekitar jam 22.00 kalo ga salah. Minggu pagi dijemput, dan pulang ke kampung halaman :D 

Tetaplah bersamaku jadi teman hidupku
Berdua kita hadapi dunia
Kau milikku milikmu kita satukan tuju
Bersama arungi derasnya waktu

Kau milikku, ku milikmu
Kau milikku, ku milikmu

Di dekatnya aku lebih tenang
Bersamanya jalan lebih terang

--Tulus, Teman Hidup

regards,
aify zulfa kamalia

Subhanallah.. Alhamdulillah.. Allahu Akbar!!

Sabtu, November 29, 2014

"Bukankah Kami telah melapangkan untukmu dadamu? (1) Dan Kami telah menghilangkan daripadamu bebanmu (2) Yang memberatkan punggungmu? (3) Dan Kami tinggikan bagimu sebutan (nama)mu (4) Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan (5)  Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan (6) Maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain (7) Dan hanya kepada Tuhanmulah hendaknya kamu berharap. (8)”  -- Q.S Al Insyirah 1-8
Subhanallah, Alhamdulillah, Allahu Akbar! Porseni X telah ditutup hari Jumat, 28 November kemarin. Tapi hingga detik ini, suasananya masih yaa begitulah. Seiring dengan ditutupnya Porseni, social media makin rame. Banyak orang nggak bisa nyantai. Ask.fm juga penuh pertanyaan nggak jelas. Daripada saya ngetik berulang-ulang, saya memutuskan buat 'curhat' disini. 

Jujur, saya nulis ini campur aduk. Antara bahagia, kecewa, sedih, terharu, bangga, dan berbagai perasaan serupa. Ini adalah sebuah perhelatan akbar terakhir sebelum saya lulus dan menjadi alumni Darul Ulum. Beberapa waktu lalu sebelum pertandingan Pak Imam sempat bilang "Hari ini saya nggak mau lihat kucing. Hari ini saya mau lihat macan-macannya DU2 yang bertanding dengan penuh kebhagiaan, tanpa beban!"

Jumat sore, setiap sudut pondok sepi, nggak ada yang mau ketinggalan lihat pertandingan final sepakbola DU2 vs DU1. Kami mempersiapkan semua jauh-jauh hari sebelumnya. Memilih dress code, membuat properti, latihan yel-yel, dll. Jumat pukul 13.00 kita udah kumpul di gedung lama, padahal pertandingan baru dimulai pukul 14.30. Nggak bisa digambarkan dengan kata-kata gimana berdebarnya kita saat itu. Ini bukan cuma pertandingan biasa. Setelah beberapa saat kita berlatih yel-yel, kita langsung istighotsah, baca yasin, sholat ashar, dan akhirnya kita berangkat ke lapangan utama. Merah dimana-mana, merah menggelora, merah siap berlaga. 

Supporter cewek. 


cowok nggak mau ketinggalan

Oh iya, saya ada di barisan di sudut lapangan. Ada adek-adek MI ditengah-tengah kita yang ikutan bantu doa :) Ada ibunya Agil juga, yang nggak pernah putus berdoa

Dimana-mana DU2 harus kompak, dengan akhlak yang terjaga tentunya :)

Kami rindu juara, kami rindu keadilan, Ya Allah :')


Bapak pelatih timnas DU2~



Bang Kaji~

Awalnya kita unggul 1-0. Tapi di menit-menit terakhir pertandingan, keadaan berbalik arah. Suasana makin panas, padahal gerimis terus mengguyur. Karena 'ada suatu kesalahan' dan waktu kian menipis, wasit memutuskan untuk adu pinalti. Semangat kami makin menjadi, doa tak pernah berhenti mengalir. 





Suasana adu pinalti. Penonton merangsek maju ke tengah lapangan




Engkau punya rencana lain, Ya Allah.. Engkau punya keputusan terbaik. Dan Engkau yang paling tahu siapa yang benar dan siapa yang salah. Air mata kami merebak, bahkan sebelum adu pinalti dimulai. Terharu lihat Pak Imam yang berusaha ngasih support ke pemain, sampai beliau menghampiri ke tengah lapangan. Terharu melihat beliau yang begitu berwibawa, tenang, dan mencoba sebisa mungkin mengembalikan semangat kami. Ditengah sorak mereka, kami saling merangkul, saling menenangkan dan meyakinkan bahwa akan ada hari esok yang lebih baik. Ini baru sepak bola, belum yang lain! Iya, masih banyak mimpi kami yang menunggu untuk diraih. 

Kemarin, ba'da shalat dhuha, Pak Imam dawuh panjang lebar.

"Kalian adalah putra-putri kebanggan DU2. Menundukkan orang jenius memang susah, Mengalahkan macan-macan DU2 memang susah sekali, sampai mereka bermain dengan cara lain. Ini bukan kiamat! Kiamat itu kemenangan minus kejujuran. Apa yang bisa dibanggakan dari sebuah kemenangan minus kejujuran? Yang lalu biarlah berlalu, Saatnya bangkit! It's time to show. Kita menang! Kita menang dengan sportivitas. Kita menang dengan akhlakul karimah! Kemarin saat menerima piala, majelis bilang ke saya "Makasih, anak-anak DU2 telah menjaga akhlaq dengan sangat baik dari awal pertandingan hingga sekarang". Kalian juga telah melaksanakan amanat kami. Jangan pernah biarkan orang lain meremehkan DU2." Lalu Pak Imam minta kita buat ngomong "Ya Allah saya ridho, Ya Allah, saya ikhlas".. Seketika, tepuk tangan membahana, tangisan haru memenuhi aula.

Kebetulan, ba'da shalat Dhuhur, Zulfi (salah satu anggota timnas) kebagian jadwal kultum. Dia ngambil tema perjuangan. Dia juga jelasin tentang 'kesalahan' selama pertandingan itu. Setelah dia kultum, anak cowok langsung nyanyiin Happy Birthday buat Zulfi yang ternyata kemarin ulang tahun ke 18. Dia juga menekankan bahwa kitalah pemenang sejati. Cuma beberapa orang diluar sana yang memandang kita sebagai pihak yang kalah, tapi lebih banyak yang nganggep kita sebagai pemenang!! Ya, kita memang kalah --- tapi dengan terhormat.

Mendadak saya juga inget dawuhnya Gus Mamik yang saya catet di notes:
  • Biarlah kemenangan kalian direnggut sistem. Karena sesungguhnya sistem itulah yang kalah. Bukan kalian!
  • Santri DU2 harus punya jiwa dan kepribadian. Tanpa itu, kalian jadi pecundang!
  • Pondok ini mengharapkan anak-anak yang jujur, yang punya komitmen kuat
  • Jangan kejar kemenangan yang bersifat eksplisit!
  • Perlahan tapi pasti, alumni DU2 harus jadi pewarna, pemimpin di zamannya

Usai pertandingan.. 
DU2!! Allahu Akbar, YES WE CAN!!!

Alumni yang nyempatin dateng

Terima kasih buat semua pihak yang udah dukung kami, bantuin doa, ikut sedih padahal bukan sekolahnya yang kalah.. Makasih banyaak :') Kami juga minta maaf, atas semua hal yang mungkin tidak berkenan di hati sebagian orang

Oh iya saya ambil fotonya dari fb nya mas Aji.. Kalau pengen ngerti yang lebih lengkap klik disini

Pesan dari Pak Kaseri~
Awal Porseni dulu, Pak Kaseri bilang "Lebih baik kalah, daripada menang tapi ada yang tersakiti"


 Ya setidaknya kami pernah berjuang. Setidaknya kami telah menjadi macan terbaik kebanggaan SMA Darul Ulum 2. Pada saatnya nanti, luka ini akan terbayar lunas dan tuntas, sebanding dengan kegigihan kami mempertahankan sesuatu sesuai jalan-Nya

 Salam kami anak unggulan
Cerdas, kreatif, dan disiplin
Salam almamater Darul Ulum
Kami santri terbaikmu

Salam kami anak unggulan
Dengan cita-cita luhur
Dengan tonggak iman dan taqwa
Kami terus berkarya

Satukan cita, bangunlah negeri
Kita bersama raih prestasi
Demi bumi persada, Indonesia

~Mars UNGGULAN~

regards,
aify zulfa kamalia

DIY: Handmade Flower

Kamis, November 27, 2014

Mau cerita sedikit tentang hasil crafting saya beberapa minggu lalu. Sebenarnya nggak ada niatan sih buat bikin bunga ginian. Tapi gara-gara tema foto buku tahunan kelas saya itu party, jadinya coba-coba. Konsep saya sebenernya mau piknik sambil bikin scrapbook gitu. Tapi kalau dilihat-lihat kok jadinya malah nggak nyambung. Padahal saya udah coba bikin pop up flower yang ternyata susaaah banget, berkali lipat susahnya dibandingkan scrapbook. 6 kali bikin, baru bisa berhasil. Itupun bunganya nggak berdiri dengan sempurna. Sampai sekarang udah nggak ada mood belajar bikin pop up hehehe :) 

Habis bikin pop up, saya juga sempat belajar bikin bunga dari pita satin (lihat tutorial youtube). Baru berhasil 2, dan langsung diambil sama Jandi dan Dwi. Padahal hasilnya mengecewakan :( Setelah itu saya beralih bikin bunga mawar dari origami (lihat tutorial youtube juga), tapi hasilnya malah lebih parah daripada yang pita satin. Akhirnya saya coba-coba bikin pola sendiri, soalnya kertasnya masih sisa banyak. Wajah saya udah frustasi banget. Pengen bisa, tapi cobaannya kok gini amat. Anak kamar juga pada prihatin dengerin teriakan saya yang cetar membahana, merengek-rengek kayak anak kecil kehabisan permen. Habisnya sih, beberapa kali bikin nggak ada yang berhasil, padahal budget menipis :( Di puncak kedongkolan saya bikin pola ngawur, Allah bertindak. Pola saya berhasil yeeee :D Bikin dari jam 19.30, dan baru berhasil jam 22.30 itu rasanya melelahkan sekali. Maklum, bukan orang telaten seperti yang dikira banyak orang.. 









Nyoba bikin gif

Bikinnya cuma butuh ranting, lem, HVS warna, gunting, sama double tip. Kapan-kapan kalu ada break saya post step by step :) Oh hampir lupa.. Makasih ya Tata udah ngrelain jadwal bobo cantiknya buat fotoin semua ini  :)

regards,
aify zulfa kamalia

Instagram

Popular Posts

Google+ Followers