Happy Ending, Full Barokah

Senin, April 27, 2015

Ada hari saat kita mulai menginjak masa SMA
Di hari pertama saat kita berjumpa, berkenalan, tersenyum malu-malu, dan berbagi bersama
Ada hari saat kita dikerjai senior waktu MOS
Ada hari saat kita mulai mengenal lingkungan baru
Ada hari saat kita rindu kampung halaman
Ada hari saat kita harus membiasakan diri dengan peraturan, hukuman, dan antrian yang mengular
Ada hari saat kita menunduk didepan senior
Ada hari saat kita mulai bergaul dengan senior
Ada hari saat kita tertidur di kelas
Ada hari saat kita membuat perayaan ulang tahun sederhana dengan bapak ibu guru dan teman sekelas
Ada hari saat kita membuat ulah hingga bapak ibu guru menangis
Ada hari saat kita pergi ke ruang guru untuk minta maaf
Ada hari saat kita berebut jatah gizi setiap Selasa dan Sabtu
Ada hari saat kita pura-pura izin ke toilet dan kembali beberapa menit sebelum pelajaran usai
Ada hari saat kita jatuh cinta, dan mengintip diam-diam dibalik jendela
Ada hari saat kita terus menerus ada di kelas yang sama selama 3 tahun
Ada hari saat kita bingung harus berangkat ke gedung yang mana
Ada hari saat kita berebut naik Transandu
Ada hari saat kita harus lari demi gerbang yang segera tertutup rapat
Ada hari saat kita ribet kesana kemari menyelamatkan 'barang terlaknat' waktu razia
Ada hari saat kita dengan santainya sarapan padahal yang lain shalat dhuha
Ada hari saat kita teriak-teriak 'cicak ponti' 'kodok ponti' 'blablabla ponti'
Ada hari saat kita galau gara-gara laporan SK dan project
Ada hari saat kita memilih waran MERAH dalam segala hal
Ada hari saat kita dibilang angkatan yang rasis, egois, seenaknya sendiri
Ada hari saat kita dibilang angkatan paling kompak, romantis, dan istimewa
Ada hari saat kita berdebar menanti SSO yang kece badai seantero jagat raya
Ada hari saat kita terharu karena SSO 15 sukses dalam segala hal
Ada hari saat kita ditinggal ketua angkatan terbaik
Ada hari saat kita punya ketua angkatan baru yang subhanallah kecenyaa
Ada hari saat kita menginjak kelas 12
Ada hari saat kita galau jurusan kuliah
Ada hari saat kita ngebut hafalan buat ujian pondok
Ada hari saat kita jenuh belajar SKL UN padahal ya belum mantep
Ada hari saat kita stress bersama dan terus menerus bilang "Ayo cepet nikaaaaah"
Ada hari saat kita belajar sampai dini hari
Ada hari saat kita diputuskan mengikuti UN CBT
Ada hari saat kita berusaha tegar menghadapi paket soal yang nggak pasti, sistem yang bisa macet sewaktu-waktu
Ada hari saat kita bersiap menyambut Last Ceremony
Ada hari saat kita latihan, lembur malam hingga ketiduran diantara tumpukan pekerjaan yang nggak kelar-kelar
Ada hari saat kita berada di titik jenuh dan ngomongnya ga bisa woles semua
Ada hari saat kita nggak percaya kalau waktu berjalan secepat ini
Ada hari saat kita LC beneran
Ada hari saat kita launching single Traver
Ada hari saat kita menikmati detik-detik terakhir masa putih abu-abu
Ada hari saat kita tukeran kado
Ada hari saat kita bertatap muka (mungkin) untuk terakhir kalinya
Ada hari saat kita nonton CAS sambil berpelukan dan menangis haru
Ada hari saat kita berpamitan dan saling mendoakan dan mengikhlaskan
Ada hari saat kita mengemasi barang
Ada hari saat kita berjanji untuk tidak saling melupakan
Ada hari saat kita berteriak "Get Our Future" yang terakhir
Ada hari saat kita beranjak pergi meninggalkan semua kenangan yang penuh arti

Pada akhirnya perjalanan kami tiga tahun ini mencapai puncaknya. Tapi sejatinya, akan ada rintangan baru dan perjuangan yang lebih keras lagi dalam kehidupan diluar sana. Yah, dulunya saya bener-bener nunggu yang namanya boyongan. Tapi ternyata boyong itu nggak enak. Ujung-ujungnya dirumah nganggur. H-2 LC saya belum ngemasi barang-barang, padahal ibu udah wanti-wanti dari beberapa hari sebelumnya. Semua rasa campur aduk jadi satu. Antara seneng habis ini kuliah, sedih ninggalin temen lama, dan terharu karena akhirnya saya sampai pada satu titik dimana masa sekolah berakhir. 

Belum genap 2 hari di rumah, saya udah kangen akut sama anak-anak angkatan 19 kalung merah :') Setiap buka sosmed isinya selalu tentang Traver. Bener-bener ga bisa move on, Ya Allah.. Udah nggak ngerti mau nulis apalagi, yang jelas Traver itu anugerah terindah, Traver nggak pernah pecah, Traver abadi selamanya di hati. Makasih baaaanget rek, buat 3 tahun yang nggak ternilai {} Sukses masa depannya ya, ketemu lagi udah pada sukses amiin..






Because TRAVER has no 'end' in it. TRAVER is not a couple of friends, TRAVER is a family. A big big family ~Bagas Dewangkara

You Might Also Like

4 komentar

  1. mantaaaaaaaaaaaaaap fy (y)
    subhanallah tenan...!!!

    @iqbal_fawzi

    BalasHapus
  2. Subhaanallaah aifeee :')

    BalasHapus
    Balasan
    1. keep calm her, gausah ngganti jeneng -_-

      Hapus

Instagram

Popular Posts

Google+ Followers